Pencegahan Penularan Virus Corona (Bagian 2)

virus corona dan konservasi koleksi museum

Kali ini mimin ingin membagikan informasi lain tentang Pencegahan Penularan Virus Corona (Bagian 2) yang merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya.

Pada artikel sebelumnya, mimin sudah membagikan beberapa langkah yang dapat dilakukan sebagai pencegahan penularan virus corona yaitu:

  1. Mencuci tangan secara teratur
  2. Jaga jarak dan hindari kerumunan sementara waktu
  3. Hindari menyentuh wajah
  4. Lindungi saat bersin atau batuk dengan menggunakan tissue atau lengan
  5. Segera periksa diri ke dokter/rumah sakit jika Anda mengalami gejala Covid-19

Selain 5 langkah tersebut di atas, ada beberapa langkah lain yang dapat mencegah penularan virus corona. Apa saja langkah tersebut?

6. Ganti Pakaian Setelah Beraktifitas Di Luar Rumah

mencegah penularan virus corona
Ilustrasi Ganti Pakaian

Pakaian yang kalian gunakan selama beraktifitas di luar rumah akan diterpa debu dan kotoran yang mungkin mengandung bakteri atau virus. Segera ganti baju dengan baju yang bersih setelah sampai di rumah.

Ganti Dengan Pakaian Bersih

Jangan menunda! Segera ganti pakaian dengan pakaian yang bersih dari lemari pakaian Anda.

Masukkan Pakaian Kotor Ke Wadah Tertutup

Pisahkan dan masukkan pakaian kotor yang telah Anda gunakan seharian ke dalam wadah yang tertutup. Jangan menggantung pakaian kotor di belakang pintu atau di gantungan pakaian. Jangan mencampur pakaian kotor ke tumpukan pakaian bersih.

Hal ini Anda lakukan jika Anda menunda untuk mencuci baju di hari yang sama. Akan lebih baik untuk segera memasukkan pakaian kotor Anda ke mesin cuci untuk dicuci dan tutup mesin cucinya.

Tidak hanya pakaian ya! kaos kaki dan sarung tangan yang Anda gunakan saat berkendara juga jangan lupa untuk dicuci. Jangan menggunakan secara berulang kali.

7. Bersihkan Diri Anda

mencegah penularan virus corona
Bersihkan diri sesampainya di rumah

Setelah sampai di rumah, segera bersihkan diri Anda dengan cara mandi atau mencuci tangan, kaki, dan wajah dengan menggunakan sabun. Mandi atau mencuci diri sesegera mungkin dapat menghilangkan debu, kotoran, kuman, bakteri, dan virus yang melekat di tubuh.

Jangan lupa untuk membersihkan seluruh bagian tubuh. Jangan sampai ada bagian yang terlewat. Jangan lupa membersihkan bagian kepala (dengan keramas), membersihkan rongga hidung dan telinga.

8. Gunakan Alat Makan Sendiri dan Hindari Jajan

mencegah penularan virus corona
Ilustrasi Alat Makan. Gunakan Alat Makan Sendiri

Usahakan untuk menggunakan alat makan milik Anda sendiri. Bawalah peralatan makan sendiri ke tempat kerja Anda. Jika harus menggunakan alat makan atau minum secara bersama, pastikan untuk mencuci alat makan/minum walaupun sudah dicuci. Hal ini untuk memastikan keamanan diri Anda sendiri dari kemungkinan tertular virus Covid-19.

Membawa bekal sendiri ke tempat kerja juga lebih baik karena Anda yakin dengan kebersihan makanan yang akan Anda makan. Jika harus jajan di luar, mimin menyarankan untuk pilih-pilih tempat makan.

Hindari tempat makan terbuka di pinggir jalan karena debu dan kotoran (yang mungkin mengandung virus Covid-19) menempel pada makanan atau masuk dalam minuman Anda.

Selain itu, jajan di tempat makan tentu Anda akan bertemu dengan orang lain. Untuk saat ini, hindari berkumpul atau bertemu di tempat ramai untuk mencegah penularan.

9. Cuci Pakaian Dengan Bahan Disinfektan

pencegahan penularan virus corona
Ilustrasi Mencuci Pakaian

Detergen memang ampuh untuk membersihkan debu, kotoran, dan noda. Namun demikian, penggunaan detergen pencuci pakaian saja belum efektif membunuh virus.

Dilansir laman bisnis.com peneliti mikrobiologi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sugiyono Saputra mengatakan bahwa penggunaan detergen saja pada proses pencucian belum cukup untuk menginaktifkan virus.

Menurutnya, berdasarkan penelitian di AS, setelah melalui siklus cuci, pembilasan, dan pengeringan selama 28 menit, ternyata faktor terpenting untuk pengurangan jumlah virus pada pakaian adalah setelah melewati siklus pengeringan dan penambahan pemutih (yang mengandung natrium hipoklorit (NaClO) 5,25 persen). Penambahan bahan pemutih tersebut ternyata efektif mengurangi jumlah virus menular pada kain setelah dicuci dan dikeringkan hingga 99,99 persen.

Kalau Pakai Bahan Pemutih, Pakaian Warna Bisa Luntur Dong…

Natrium Hipoklorit (NaClO) memang banyak digunakan sebagai bahan aktif pemutih pakaian. Rekannya yaitu Kalsium Hipoklorit (Ca(ClO)2) atau yang kita kenal sebagai kaporit digunakan sebagai disinfektan aquarium dan kolam renang.

Larutan pemutih tentunya akan membuat pakaianan berwarna luntur. Bukannya senang bebas dari corona malah Anda bisa kesal uring-uringan di rumah karena baju kesayangan Anda rusak.

Selain itu penggunaan senyawa klorin juga dihindari karena beberapa kasus menyebabkan toksik, asma, memicu kanker kandung kemih, dan membuat kulit kering.

Hidrogen Peroksida (H2O2) sebagai Alternatif Disinfektan

Anda dapat menambahkan detergen dengan larutan pembersih yang mengandung Hidrogen Peroksida. Lihat label komposisi pada larutan pembersih sebelum Anda membeli.

Bahan ini merupakan alternatif disinfektan yang tidak kalah ampuh dari Natrium Hipoklorit dan Kalsium Hipoklorit. Hidrogen peroksida merupakan antiseptik yang efektif dan nontoksik.

Selain menggunakan bahan tersebut di atas, Anda dapat pula mencampurkan detergen pencuci dengan bahan disinfektan yang banyak dijumpai di pasaran. Namun perlu diperhatikan gunakan bahan disinfektan yang aman bagi pakaian.

Stop Panic Buying!

Panic Buying. Sumber The Jakarta Post

Stop Panic Buying! Berhenti untuk panik dan tenangkan diri Anda. Pandemi Virus Covid-19 (SARS-CoV-2) atau virus corona bukan perang nuklir. Tidak perlu panik menyetok bahan pangan dan kebutuhan lainnya atau membuat bunker di rumah.

Kepanikan membuat Anda beramai-ramai mengunjungi pusat perbelanjaan pada saat bersamaan dalam satu waktu. Dengan berdesak-desakan di keramaian berarti Anda telah membahayakan diri memasuki ruang publik dan memungkinkan penularan virus corona semakin besar.

Ingat! Tetap Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan Untuk Saat Ini.

Panic Buying yang semakin tidak wajar dan tidak terkontrol akan menyebabkan chaos dan kejadian paling gawat yang mungkin terjadi akibat panic buying adalah kerusuhan.

Lonjakan permintaan yang terlalu besar di pasar dapat menyebabkan roda perekonomian menjadi collaps. Ini akan menjadi efek domino dari pandemi virus corona yang tidak hanya menyerang kesehatan tubuh namun juga menyerang sektor perekonomian.

Permintaan yang besar di pasar, keterbatasan produksi atau suplai barang akan menyebabkan harga menjadi tinggi. Jika Anda seorang jutawan, milyuner, atau bilyuner mungkin harga setinggi apapaun dapat Anda beli. Lalu bagaimana dengan mereka yang berpenghasilan kecil?

Namun pandemi virus corona ini sebenarnya tidak hanya menguji imunitas kita terhadap virus namun juga menguji kehidupan sosial kita. Kita diajak untuk tidak mementingkan diri sendiri (selfish) dan tetap peduli sesama kita yang juga membutuhkan apa yang kita perlukan.

Ingat! Kepanikan dapat membuat Anda menjadi irrasional.

Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Ingat selalu pepatah yang satu ini. Tindakan pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Mimin selalu mengingatkan pada pembaca sekalian bahwa pencegahan penularan virus corona Covid-19 (SARS-CoV-2) dapat dimulai dari Anda sendiri. Tetap Waspada dan Jangan Panik.

About The Author

Asies Sigit Pramujo

Arkeolog yang memiliki spesialisasi dalam bidang konservasi koleksi museum. Di sela-sela waktu juga sebagai programer aplikasi dan web developer.

Blog Comments

[…] Selanjutnya: Pencegahan Penularan Virus Corona (Bagian 2) […]

[…] Pencegahan Penularan Virus Corona (Bagian 2) […]

Add a comment

*Please complete all fields correctly

Artikel Berhubungan

web-developer
ignaz semmelweis
virus corona dan konservasi koleksi museum